Salam Kami

doa rabithah

doa rabithah

HADAPILAH...SHOUTUL HARAKAH

Senin, 24 Januari 2011

Birrul Walidain


Ayah ibu ampuni dosa kami semua
Ayah Ibu doakan kami dunia dan akhirat
...

Sahabat Melati,
Salah satu lengkapnya kebahagiaan kita adalah tatkala bersanding dengan ortu kita. Coba lihat...kalau pas lebaran... orang berjejalan..berdesakan.. berpeluh keringat dn mengeluarkan ongkos transport 2 bahkan berlipat2..untuk mudik..
ketemu siapa??? keluarga kan.. orang tua kan...
Jika para remaja mencari cinta sejati kepada teman atau siapapun..maka tak kan pernah mereka temukan..
karena cinta sejati itu ada di dalam rumah kita... yah cinta ibu bapa kita...

TUJUAN
· Peserta memahami pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari ibadah

· Peserta mengetahui contoh-contoh praktis berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari.




RINCIAN BAHASAN

Pengertian Birrul Walidain
Berbuat baik terhadap orang tua (birrul walidain) adalah memberi kebaikan atau berkhidmat kepada keduanya serta mentaati perintahnya (kecuali yang ma'siat) dan mendoa'kannya apabila keduanya telah wafat.
Ibu dan Bapak sebagai orang tua sudah selayaknya mendapatkan kebaikan dan penghormatan dari anaknya. Islam sangat perhatian mengenai masalah ini, sebagaimana sangat jelas ditegaskan dalam firman Allah yang berbunyi:
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) terhadap kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah, bahkan menyusukan pula selama kurang lebih 2 tahun. Maka dari itu bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku sajalah tempat kamu kembali" (QS.31:15). Juga dapat dilihat dalam surat 4:36
Jelaslah bahwa Birrul Walidain adalah kewajiban setiap anak dalam kerangka ta'at kepada perintah Allah.

Bentuk-bentuk Birrul Walidain
Berbuat baik kepada orang tua dapat dilakukan dalam dua kesempatan:


Saat orang tua masih hidup:


· Mentaati selama bukan maksiat. Hadits Rasulullah: "Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah".


Contoh: Kisah Sa'ad bin Abi Waqosh.


· Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (QS.17:23)

· Memohonkan ampunan baginya kepada Allah (mendoa'kan) (QS.17:24)

· Membantu dengan harta

· Memintakan restunya terlebih dahulu atas perbuatan penting yang akn dilakukan.


Hadits Rasulullah: "Ridho Allah ada dalam Ridho orang tua, Murka Allah juga ada dalam Murkanya orang tua".




Saat orang tua telah wafat:


· Menyelenggarakan pengurusan jenazahnya seperti: memandikannya, mengkafaninya, menshalatkannya dan menguburkannya,dsb.

· Senantiasa berdo'a untuk memohonkan ampun atas segala dosanya.

· Memenuhi segala janjinya semasa hidup yang belum terlaksana seperti: wasiat, hutang piutang, dll.

· Menghormati teman dan sahabat orang tua semasa keduanya masih hidup.


Rasulullah Muhammad S.A.W bersabda :

" Seorang laki-laki dari golongan Anshar mendatangi Rasulullah , lalu bertanya : 'Apakah yang tinggal bagiku untuk dapat berbuat kebaikan terhadap Ibu-Bapakku setelah mereka meninggal ya Rasulullah ? Rasul menjawab : 'Ada 4 macam yang dapat anda lakukan : menshalatkannya, memohonkan ampun segala dosanya, memenuhi janjinya dan juga menghormati teman dan sahabatnya. (HR. Muslim)

Dari kisah-kisah yang telah lalu banyak peristiwa yang dapat dijadikan tauladan atau i'tibar tentang bagaimana orang-orang yang baik terhadap orang tuanya dan bagaimana pula sebaliknya orang yang durhaka. Tauladan yang baik misalnya kisah-kisah nabi Ibrahim, nabi Ismail, dll. Sebaliknya bagaimana pula akibat buruk yang ditimpakan kepada anak yang durhaka , seperti Abdullah bin Salam, dll.




DISKUSI
· Fitri seorang muslimah. Ketika masuk SMA ia ingin mengenakan busana muslimah yang sempurna. Namun dilarang oleh orang tuanya dengan alasan akan sulit mendapatkan jodoh, pekerjaan. Menurutmu bagaimana sikap Fitri sebaiknya, apakah dia tetap mengenakan busana muslimah atau menurut kata orang tuanya ?

· Agung seorang muslim tetapi mempunyai ibu dan ayah yang beragama Nasrani. Suatu saat Agung diminta orang tuanya mengikuti Natalan bersama. Menurutmu bagaimana sikap Agung seharusnya?




REFERENSI
· Ansyur, Ahmad Isa. Berbakti kepada Ibu Bapak, GIP