Salam Kami

doa rabithah

doa rabithah

HADAPILAH...SHOUTUL HARAKAH

Senin, 04 April 2011

Ketika Iman Berkata Tidak

Assalamualaikum wrwb.
Sobat Nida, pernah nggak mendengar Iman berkata "tidak"? Maksud Nida... bukan Iman tetanggamu, atau Iman kenalanmu, atau Iman yang hobi senyum itu, melainkan iman yang ada dalam hati kita! Pernahkah mendengar imanmu berkata "tidak"?
Kalau memang belum pernah, bisa jadi ada dua kemungkinan looh: Pertama, kita memang tidak pernah melakukan sesuatu yang mengusik atau mengusir iman dari hati kita; kedua, hati kita sudah budek alias tuli! Naudzubillah...

Sob, iman memang bisa jadi "senter" untuk menerangi jalan hidup yang kita lalui manakala terasa gelap, tapi bisa juga sebagai "alarm" manakala kita melenceng dari trek yang semestinya looh, di saat inilah iman biasanya meraung sambil berteriak, "Tidaaak!"
Misalnya, ketika kita menghardik orangtua dengan perkataan "Ah!", ketika kita mengintip lembar jawaban teman saat ulangan, ketika kita membohongi orang lain tidak dengan alasan yang patut, shalat telat, atau ketika menggunakan uang yang bukan milik kita untuk kepentingan pribadi. Tidakkah kita bisa mendengar raungan "Tidak" dari dalam hati? Itu alarm peringatan dari iman yang masih kita miliki.
Waspadailah saat raungan itu tak terdengar! Bisa jadi kita sudah terlampau sering mengacuhkannya, hingga hati kita tidak lagi mampu mendeteksi keberadaannya, atau... terlampau menyedihkan jika harus mengakui bahwa iman kita sudah setipis kulit ari, hingga raungannya hanya sekedar bisikan halus yang hanya terdengar samar-samar.
Saat ujian nasional mendekat, betapa banyak keraguan muncul dalam diri kita, mampu nggak kita lulus, disaat  persyaratan makin sulit, bagaimana kalau tidak lulus? Ada tawaran jawaban supaya lulus, dan lainya sebagainya berkecamuk dalam benak kita. SAat itu tanyalah iman kita. Apa jawabannya? 

Yuk, pertebal iman agar ia dapat menjaga kita dari ketersesatan!

Wassalam