Salam Kami

doa rabithah

doa rabithah

HADAPILAH...SHOUTUL HARAKAH

Selasa, 31 Januari 2012

KEPADA anak2 ku Pejuang Dakwah Tarbiyah RISMA MELATI



Assalaamu 'alaikum
Bismillah, Alhamdulillah, Allahumma shali 'alaa muhammad wa 'ala alihi muhammad.

Dalam suasana hati yang tidak menentu, ku tuliskan kegalauan hati abi. Nak, langkah demi langkah telah kita lalui, harapan demi harapan telah kita rajut dalam bingkai indah nya pengorbanan dalam dakwah. TAk terasa RISMA Melati yang kita cintai kini berusia 8 tahun.
Pasang surut langkah kita dalam dinamika dakwah telah terpatri dalam ukiran sejarah Risma.  Hari ini ijinkan ABI mengurai dan menarasikan perjalanan dakwah.
Hari ini jika kuingat kalian, air mata ini serasa tak tertahankan, yang mampu menahannya hanya mungkin karena aku seorang laki-laki. Yang tak layak menangis karena perihnya hidup. Namun air mata ABI  bukan karena melankolis namun semata karena waktu kebersamaan itu akan segera berakhir, namun kegemilangan dakwah belum juga bisa berkibar di bumi wikarya.
Anakku semua,
Ku awali tulisan ini dengan doa untuk kita semua, Allahumaj'al fil qalbi nuuron, wa basori nuuron, wa sam'i nuuron, wal qauli nuuron... Allahummaj'al muqimas shalaah...

Anakku semua,
Perjuangan dakwah yang sudah kita renda, semoga terus memberikan aura manfaatnya untuk semua.
Tahun 2003 saat awal RISMA ini didirikan, hanya 7 orang, Wisnu (Akt), Arif (AP), Handa (alm) AP), Yuni Joho (AP), Dwi MAtesih (AP) dan 2 anak Pemasaran yang saya sudah lupa nama-namanya. Saat itu RISMA kegiatannya hanya likoat tarbawiyah... memang tarbiyyah bukan segalanya..namun segalanya bermula dari tarbiyyah. MAsih terkenang di benak saya..mas wisnu yang luar biasa..hobi pakai baju putih2 jika hari jumat.. likoat itu berjalan sangat menyenangkan..sambil jalan akhirnya mulai merekrut adik tingkatnya.. di sana ada Nurcahya ... sebagai ketua RISMA Pertama... bersama dengan nur cahya ada wulan (akt-STAIN), dan yang lainnya..seperti biasa..saya mudah lupa nama2nya.. ketika angkatan pertama lulus, muncul generasi dibawah dan bersama nur cahya ada Ika Muhpita - Sri Rejeki-Umi Muslikhah- SUlastri- Suci (AKT)- Sulastri -Susi (PKS-AP)- ada mbak Endah (PM) mereka lulus tahun 2006. Era itu era emas secara umum kegiatan risma mulai menggema..sekaligus besarnya tantangan dakwah pun kian kencang.
Bersama Ika muhpita, adik2 tingkat yang bergabung ada Heny Novia-Susi-Maryanti-Wahyu Wiji Sejati- (AP)- Ipung-Sartini-Mudmaidah-Dwi Haryono (AKT)- Wahyu RIyanti dll (PM). Dalam era ini RISMA memasuki mihwar siyaasi..mimbar politik--karena RISMA mulai melakukan ekspansi kegiatannya dengan ikut pemilu OSIS dan yang luar biasa... RISMA memimpin perolehan suara ..dan yang menjadi duta saat itu adalah wahyu riyanti.... Tentu saja hal ini berimbas pada pandangan ekstra kurikuler maupun guru2 lain yang kaget dan mulai merasa disaingi oleh RISMA.
Masih teringat saat itu...Mbak Ika dkk sibuk berkampanye.. dan yang lucu adalah saat itu duta RISMA di pemilu OSIS ada 2 anak, yaitu Dwi haryono dan WAhyu Riyanti. HAsil syuro RISMA menetapkan pilihan ke Dwi HAryono dan Dwi pun OK. Berbagai poster dan ragam kampanye telah dilakukan. Tiba hari jumat th 2005 saat dilakukan orasi, ternyata Mas Dwi tidak datang tanpa konfirmasi..tentu saja membuat kalangkabut RISMA, saya yang datang belakangan juga baru tahu setelah pak Gatot saat itu menanyakan pripun jago jenengan..?? Dalam situasi demikian, akhirnya syuro RISMA menetapkan wahyu riyanti untuk dipilih menggantikan mas Dwi. Awalnya Wahyu Riyanti menolak bahkan sempat menangis, namun setelah diyakinkan oleh mbak Ika dkk, akhirnya dia pun mau. Dan Diluar dugaan, RISMA berhasil mengalahkan  calon kuat lain yaitu mbak Tri Murni (2d-AKYT) dari ekskul Pramuka dengan suara telak.
Kejadian ini membuat Pak Gatot dkk saat itu resah dan terkejut..kok bisa?????..

bersambung......